Jumat, 22 November 2013

Benua yang hilang dalam semalam

Kepingan Dunia yang hilang..

Sebuah benua yang hilang adalah
daratan hipotetis yang oleh karena alasan tertentu seperti letusan gunung api, dataran tiba tiba berkonsolidasi turun ke bawah permukaan lautan membuat benua itu susah terjejaki lagi.
Sebuah contoh utama adalah Atlantis , yang
menurut mitos Yunani, tenggelam ke
dasar laut.
Atlantis, Atalantis, atau Atlantika
(Yunani: Ἀτλαντὶς νῆσος), yang
berarti pulau Atlas, adalah pulau
legendaris
Alkisah ada seorang ahli fisika, Prof. Arysio Nunes Dos Santos, yang entah kenapa malah lebih gemar membicarakan arkeologi yang di luar keahlian atau latar belakang keilmuannya, dalam bukunya Atlantis, Santos mengeluarkan pendapat yang justru bertentangan dengan pendapat ahli ahli arkeologi Indonesia, yaitu bahwa benua Atlantis beserta
kebudayaannya berada di kepulauan
Indonesia.
Dan dikatakan, sebuah teori yang menyatakan bahawa Kota Atlantis yang ajaib itu letaknya di dalam peta Nusantara, namun ramai pengkaji tidak mahu mengiktirafnya disebabkan takutnya kebangkitan Islam di Nusantara sebagai kuasa dunia yang akan mentadbir dunia buat kali kedua.

PROF ARYSIO SANTOS pula menerangkan mengenai benarkah ATLANTIS berada di NUSANTARA (Pentas Sunda) dan dia benar-benar bermaksudkan sedemikian. Tapi, malang buatnya, selepas beberapa bulan bukunya di terbitkan, beliau telah di temui mati. Ada yang mengatakan ini semua perbuatan sabotaj yang mana tidak mahu kebangkitan di NUSANTARA terjadi.

Para cendikiawan barat sudah pun mula mengkaji sejarah kuno di wilayah Nusantara ini tapi rakyat tempatan pula hanya pandai berpolitik, berpolemik dan berhibur sahaja tanpa sedar, sang barat mulai mengali sejarah yang mana mungkin akan ada pihak yang berkepentingan memanipulasi data-data itu.

Hal itu telah pun terjadi, apabila Prof Arysio Santos mengeluarkan teori mengenai Atlantis adalah di Nusantara. Akan tetapi, di ‘cover page’ buku itu, tulisan INDONESIA di tulis besar-besar, seolah-olah benua ATLANTIS itu hanya berada di INDONESIA. Hal ini menyebabkan ramai cendikiawan di INDONESIA berbangga-bangga lalu menyatakan BANGSA INDONESIA adalah bangsa ATLANTIS. pada hal Kita (Indonesia) baru ada sejak 1945, sebelumnya adalah Nusantara yang meliputi seluruh kawasan semenanjung asia tenggara hingga Sulawesi.

Semoga kita tidak terpecah belah Bangsa melayu adalah bangsa yang besar, jangan kita mau diadu domba oleh penjajah hingga hari ini.Kita terpecah akibat disebankan kedatangan bangsa biadab penjajah, yaitu Belanda(Indonesia), Inggeris(Malaysia), Spanyol (Filipina)

Melayu itu Nusantara.
Nusantara adalah Melayu.
tidak peduli Sumatera kah...
Malaysia kah....
Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Mindanao dan filipina..

Wassalam..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar